Ketika Mata Lelah Bikin Dompet Ikut Lelah
Saya pernah punya masa-masa di mana kerja keras saya justru berakhir dengan biaya yang lebih besar dari hasilnya. Bukan karena rugi di investasi, bukan juga karena gaya hidup yang boros, tapi karena satu hal yang sepele: mata kering. Awalnya saya anggap remeh. Aktivitas saya memang padat—pagi sampai malam mantengin layar laptop, riset saham, analisis laporan keuangan, bikin konten blog, sampai baca e-book tentang keuangan pribadi. Tapi semua itu bikin mata saya sering terasa aneh. Sepet, perih, dan cepat lelah. Saya pikir itu cuma karena kurang tidur atau cahaya ruangan yang kurang pas. Ternyata, itu gejala klasik dari mata kering. Dan efeknya bukan cuma bikin aktivitas terganggu. Tapi juga bikin cashflow bocor. Iya, saya akhirnya harus bolak-balik ke klinik mata, beli obat ini-itu, dan sempat ngerem kerjaan karena penglihatan kabur dan kepala nyut-nyutan. Dari situ saya sadar, kesehatan mata itu erat banget kaitannya dengan kesehatan finansial. Tanda-Tanda Mata Kering yang Haru...